02 April 2020

CRCS Scholarship: Beasiswa S2 di Universitas Gadjah Mada


Kabar gembira bagi teman-teman yang berniat melanjutkan studi ke jenjang S2 di dalam negeriProgram Studi Agama dan Lintas Budaya atau Center for Religious and Cross-cultural Studies (CRCS) Universitas Gadjah Mada menawarkan beasiswa buat kalian. Beasiswanya berupa pembebasan uang kuliah (SPP) selama 4 semester.


Persyaratan Umum:
  • Lulusan S1 bidang studi apapun (tidak harus linier)
  • Sudah dinyatakan diterima di Program Studi Agama dan Lintas Budaya
  • Mampu berbahasa Inggris (TOEFL minimal 475)
  • Tidak sedang menerima beasiswa lain
Simak juga Beasiswa S2 dari Kominfo


Prosedur Pendaftaran:
Sebelum melamar beasiswa ini, pelamar harus mendaftar melalui jalur reguler sesuai prosedur pendaftaran yang sudah ditetapkan. Setelah dinyatakan diterima, pelamar harus mengajukan permohonan beasiswa ini ke Kaprodi CRCS melalui email crcs@ugm.ac.id. Sebaiknya pelajari Laman Tanya Jawab agar lebih memahami prosedur pendaftarannya. Pertanyaan lain terkait pendaftaran beasiswa ini bisa disampaikan ke Whatsapp +62 895-3488-26158.
Informasi lengkapnya dapat dibaca di website resmi CRCS UGM.

Batas Akhir Pendaftaran: 2 Juli 2020

Mudah-mudahan informasi ini bermanfaat. Selamat mendaftar, semoga berhasil.
Bagikan melalui:

31 Maret 2020

Buku Panduan TOEIC


Program beasiswa atau program lain, utamanya yang ditujukan untuk peserta internasional, hampir selalu mewajibkan para pesertanya memiliki kemampuan berbahasa Inggris pada tingkat tertentu. Hampir tidak mungkin lembaga-lembaga penyelenggara beasiswa/program menguji sendiri kemampuan berbahasa Inggris calon peserta, untuk itu mereka memakai standard yang obyektif dalam menilai kemampuan berbahasa Inggris seseorang.



Standar kemampuan Berbahasa Inggris yang paling terkenal adalah TOEFL (Test of English as a Foreign Language) serta IELTS (International English Language Testing System). Selain kedua test tadi, sekarang sudah mulai banyak juga lembaga (terutama perusahaan-perusahaan internasional) yang menggunakan skor/nilai TOEIC (Test of English for International Communication) untuk mengukur kemampuan berbahasa Inggris seseorang.

Teman-teman yang hendak mengikuti TOEIC sebaiknya sudah paham mengenai format tes, hal-hal yang perlu diperhatikan, contoh-contoh soal dan sebagainya. Ada 2 jenis TOEIC yakni Listening dan Reading Test dan Speaking and Writing Test.
Baca juga Persyaratan dan Persiapan Memperoleh Beasiswa
Buku Panduan serta contoh-contoh soal kedua jenis tes tersebut dapat mengunduh secara gratis pada tautan di bawah ini:



Kedua buku pegangan di atas kami temukan di situs resmi ETS (Educational Testing Service) sebuah lembaga yang memang berkompeten melakukan TOEIC serta tes-tes lainnya.

Mudah-mudahan informasi ini bermanfaat.

Bagikan melalui:

30 Maret 2020

Kuliah Gratis di Politeknik Gajah Tunggal


Bagi teman-teman lulusan SMA/sederajat yang berniat menjadi tenaga profesional yang terampil dan ingin mendapat kepastian kerja setelah lulus kelak, tawaran program beasiswa dari Politeknik Gajah Tunggal ini mungkin bisa menjadi salah satu opsinya. Ada tiga program studi jenjang Diploma III yang bisa dipilih sesuai minat, yaitu: Teknik Mesin, Teknik Elektronika, serta Teknologi Industri.


Fasilitas Beasiswa:
  • Biaya kuliah gratis termasuk biaya pendaftaran, uang gedung, SPP, biaya SKS, praktikum dan perpustakaan
  • Uang saku bulanan
  • Kupon makan siang
  • Pakaian seragam dan sepatu

Persyaratan Umum:
  • Lulusan SMA IPA atau SMK bidang terkait
  • Lulusan tahun 2018, 2019, dan yang akan lulus tahun 2020
  • Usia maksimal 21 tahun per tanggal 1 September 2020
  • Sehat jasmani dan rohani
  • Belum menikah dan bersedia tidak menikah selama pendidikan
  • Bersedia bekerja dengan ikatan dinas setelah lulus
Simak juga:
Prosedur Pendaftaran:
Sebelum melakukan pendaftaran, pelajari dengan teliti tata cara pendafaran serta tanya jawab menganai beasiswa ini (unduh di sini). Pendaftaran dilakukan dengan mengisi data diri (klik di sini).
Kemudian seluruh dokumen pendaftaran diantar sendiri atau dikirim melalui pos ke:
PANITIA PMB 2020
KAMPUS POLITEKNIK GAJAH TUNGGAL
Komplek Industri Gajah Tunggal
Jl. Gatot Subroto KM 7, Pasir Jaya, Jatiuwung
Tangerang 15135, Banten
Telp. 021 5900468
Apabila ada pertanyaan terkait proses pendaftaran dapat menghubungi (021) 5900468 pada jam kerja.
Informasi lain dan ketentuan lengkapnya bisa dibaca di situs resmi Politeknik Gajah Tunggal.




Batas Akhir Pendaftaran: 30 April 2020
Kuliah Diploma atau S1?
Mudah-mudahan informasi ini bermanfaat. Selamat mendaftar, semoga berhasil.

Bagikan melalui:

27 Maret 2020

Kuliah Diploma atau S1 Setelah Lulus SMA?


Setelah teman-teman lulus SMA (sederajat) tentu saja banyak yang berencana untuk melanjutkan pendidikan, kuliah di perguruan tinggi. Di sini teman-teman tidak hanya akan dihadapkan pada banyak pilihan bidang studi melainkan juga jalur yang akan ditempuh.


Secara umum, bagi lulusan SMA/sederajat tersedia dua jalur pendidikan tinggi, yaitu Pendidikan Vokasi dan Pendidikan Akademik atau yang lebih gampang dipahami, yaitu jalur Diploma (D1, D2, D3, dan D4) dan jalur S1. Di artikel ini kita akan bahas mengenai apa bedanya Pendidikan Vokasi dan Akademik.

Kita mulai dari yang paling populer dulu yaitu Pendidikan Akademik atau jalur S1. Teman-teman pasti sudah paham apa itu jalur S1, yaitu pendidikan tinggi yang, pada umumnya, berdurasi selama empat tahun dan setelah lulus akan mendapat gelar sarjana sesuai bidangnya. Misalnya Sarjana Hukum (S.H.), Sarjana Ekonomi (S.E.), Sarjana Teknik (S.T.) dan sebagainya.

Jalur Pendidikan Vokasi terdiri dari 4 program yaitu Program Diploma 1 (D1), Diploma 2(D2), Diploma 3 (D3), dan Diploma 4 (D4). Durasi masing-masing program berbeda, 1 tahun untuk D1, 2 tahun untuk D2, 3 tahun untuk D3, serta 4 tahun untuk D4. Perlu dicatat bahwa program Diploma ini BUKAN program berjenjang, melainkan program yang berdiri sendiri. Jadi untuk mengambil program D4, misalnya, kita tidak harus melalui D1, D2, dan D3 terlebih dahulu. Setelah lulus SMA, kita bisa langsung masuk program D1, atau D2, atau D3 atau D4 sesuai pilihan masing-masing.

Mereka yang telah menyelesaikan program Diploma akan memperoleh gelar sebagai berikut:
  • Diploma 1 mendapat gelar Ahli Pratama (A.P.)
  • Diploma 2 mendapat gelar Ahli Muda (A.Ma)
  • Diploma 3 mendapat gelar Ahli Madya (A.Md)
  • Diploma 4 mendapat gelar Sarjana Terapan (S.Ter) yang setara dengan gelar S1


Perbedaan Pendidikan Vokasi dan Akademik, selain masa studinya, terletak pada penekanan kurikulumnya. Masa studi normal Pendidikan Vokasi bisa kita pilih sendiri mana yang sesuai dengan kondisi masing-masing (mulai dari 1 tahun sampai dengan 4 tahun), sedangkan masa studi S1 adalah 4 tahun. Penekanan kurikulum juga berbeda, dimana Pendidikan Vokasi lebih dominan keterampilan praktik, sedangkan Pendidikan Akademik lebih dominan pengetahuan teori.

Setelah mengetahui perbedaan Pendidikan Vokasi dan Akademik, teman-teman bisa memilih jalur dengan lebih mantap sesuai minat dan kemampuan masing-masing. Bagi yang lebih berminat menjadi praktisi yang terampil mungkin jalur Vokasi lebih sesuai, demikian pula bagi yang lbih menyukai mempelajari pengetahuan teori dan berniat menjadi akademisi atau peneliti yang handal, jalur Akademik akan lebih sesuai.

Bisakah beralih dari jalur Pendidikan Vokasi ke Pendidikan Akademik?
Secara umum, tidak bisa karena memang sudah berbeda jalur. Namun khusus untuk lulusan D3, beberapa perguruan tinggi menyediakan program alih jalur ke S1, atau yang biasa disebut program ekstensi. Perlu dicatat bahwa untuk program ekstensi ini tidak semua perguruan tinggi memilikinya. Selain itu tawaran program beasiswa untuk program ekstensi sangat jarang.


Dengan mempertimbangkan semua aspek Pendidikan Vokasi dan Akademik, teman-teman yang hendak melanjutkan kuliah sebaiknya sudah menentukan dari awal jalur mana yang akan dipilih. Tentu saja harus sejalan dengan minat, bakat, serta kondisi-kondisi lainnya masing-masing.

Semoga artikel ini bermanfaat dalam menentukan masa depan teman-teman. Tetap semangat!

Bagikan melalui:

22 Maret 2020

KAIST International Student Scholarship: Beasiswa S1 di Korea Selatan


Korea Advanced Institute of Science and Technology (KAIST), salah satu perguruan tinggi terkemuka di Korea Selatan, kembali membuka kepada para pejalar internasional untuk melanjutkan kuliah jenjang S1 disana dengan program beasiswa KAIST International Student Scholarship. Program studi yang ditawarkan sangat beragam sesuai program studi yang ada di KAIST.


Fasilitas Beasiswa:
  • Uang kuliah (tuition fee) selama 8 semester
  • Biaya hidup bulanan
  • Asuransi kesehatan

Persyaratan Umum:
  • Sudah lulus SMA/sederajat paling lambat tanggal 31 Agustus 2020 (untuk semester musim gugur tahun 2020)
  • Lancar berbahasa Inggris (dengan sertifikat TOEFLIELTS atau tes kemampuan bahasa Inggris lainnya)
  • Memenuhi persyaratan akademis sesuai program studi yang dipilih

Prosedur Pendaftaran:
Sebelum mendaftar sebaiknya para pelamar membaca Panduan Pendaftaran (unduh di sini). Pendaftaran dilakukan secara online melalui Laman Pendaftaran. dengan klik Go to Apply di bagian bawah. Pendaftaran dipungut biaya sebesar USD 80 dan tidak dapat dikembalikan.
Pastikan pada saat mengisi formulir pendaftaran anda memilih "KAIST Scholarship" pada pilihan sumber pendanaan. Baca juga Laman Tanya Jawab agar lebih memahami persyaratan dan prosedur pendaftaran. Pertanyaan mengenai pendaftaran bisa dilayangkan ke creative.adm@kaist.ac.kr.
Informasi lengkap mengenai program ini bisa dibaca di situs resmi KAIST.


Batas Akhir Pendaftaran: 22 Mei 2020
Beasiswa Penuh Bidang Seni di Korea
Mudah-mudahan informasi ini bermanfaat. Selamat mendaftar, semoga berhasil.
Bagikan melalui:
@ BeasiswaKita 2019. Diberdayakan oleh Blogger.

Artikel Unggulan

Kuliah Diploma atau S1 Setelah Lulus SMA?

Setelah teman-teman lulus SMA (sederajat) tentu saja banyak yang berencana untuk melanjutkan pendidikan, kuliah di perguruan tinggi. Di ...

ARSIP ARTIKEL